Parenting

3 Kesalahan Membaca Petunjuk Penggunaan Dosis Parasetamol Anak

Setiap orangtua tentunya mengetahui apa saja obat penurun panas untuk anak-anaknya (atau antipiretik). Yang sering digunakan adalah parasetamol atau disebut juga asetaminofen. Tetapi, banyak orangtua yang keliru dalam membaca petunjuk penggunaan dosis parasetamol anak tersebut.

Obat penurun panas (antipiretik) merupakan salah satu “obat wajib” yang biasanya sudah siap sedia di kotak obat. Tak hanya anak-anak, orang dewasa pun menggunakannya.

Anggota keluarga, khususnya anak-anak, tentu seringkali mengalami demam, dan kehadiran antipiretik ini menjadi senjata utama bagi orangtua di rumah. Selain itu, banyak juga yang menyediakan tanaman obat keluarga sebagai alternatif obat di rumahnya.

Yang menjadi pertanyaannya adalah apakah setiap orangtua mengetahui aturan pakai dosis parasetamol anak tersebut? Apakah cukup dengan membaca petunjuk penggunaan di kotak kemasan karton atau yang ada di botol plastik / kaca? Menariknya, obat penurun panas jenis ini pun dijual bebas di warung pinggir jalan, tanpa perlu resep dokter.

Sekarang, cobalah cek di kotak kemasan obat parasetamol di kotak obat, benarkah aturan pemakaiannya seperti anjuran di bawah ini:

  • Untuk usia di bawah 2 tahun: menggunakan parasetamol drops
  • Untuk anak usia 2-6 tahun: menggunakan parasetamol sirup
  • Usia di atas 6 tahun: menggunakan parasetamol forte

Untuk dipahami, bahwa sebenarnya ada 3 poin penting dalam penggunaan dosis parasetamol anak, yaitu:

#1 Dalam kemasan obat parasetamol cair, dituliskan dalam bentuk mililiter (mL), bukan miligram (mg)

Seharusnya, dosis obat parasetamol anak ditentukan berdasarkan berapa miligram per kilogram berat badan (BB) anak. Bukan berapa mL per kilogram berat badan anak.

Lalu, berapa dosis parasetamol anak yang seharusnya? Sekitar 10-15 mg / kg berat badan anak.

#2 Usia menjadi patokan dalam pemberian aturan pakai, bukan berat badan

Cobalah cek aturan pakai setiap obat parasetamol dengan merek dagang. Apakah ada yang memberikan informasi aturan pakai yang berdasarkan berat badan? Hampir sebagian besar merek dagang tidak mencantumkannya.

Hampir semua obat parasetamol anak menyertakan patokan usia, seperti usia kurang dari 1 tahun sekian mL, untuk usia 1-3 tahun sebanyak sekian mL, dan untuk usia di atas 3 tahun sekian mL.

Yang menjadi pertanyaan, apakah mungkin anak dengan usia 1 tahun, dengan berat badan berbeda, misalkan 7 kg dan 10 kg atau hingga 14 kg, memiliki dosis yang sama dalam mL?

#3 Parasetamol drops, sirup, dan forte berdasarkan usia

Dengan petunjuk di atas tadi, misalkan untuk orang dewasa mengkonsumsi parasetamol sirup / drops apakah boleh? Atau bahkan, bayi berusia 4 bulan mengkonsumsi parasetamol sirup?

Bagi orang dewasa yang susah mengkonsumsi obat, jika diberikan pilihan apakah mengkonsumsi tablet atau sirup, maka tentu akan memilih sirup.

Lalu, apakah yang membedakannya di antara ketiganya?

  • Untuk parasetamol drop lebih pekat sehingga dalam jumlah mL yang kecil sudah terkandung miligram yang lumayan banyak. Parasetamol drops hampir semuanya memiliki konsentrasi 80 mg / 0,8 mL atau 100 mg / 1 mL.
  • Parasetamol sirup lebih encer. Biasanya terdiri dari 2 konsentrasi yaitu 120 mg / 5 mL dan juga 160 mg / 5 mL. Ini tergantung dari merek dagang obatnya.
  • Untuk parasetamol forte lebih pekat daripada sirup dengan konsentrasi 250 mg / 5 mL. Ini untuk anak yang lebih berat badannya.

Lalu, bagaimana menerapkan aturan dosis parasetamol anak tersebut dalam kehidupan sehari-hari?

Misalkan, untuk kasus anak x tahun dengan berat badan 12 kilogram.

Pertama-tama, tentukan terlebih dahulu dosis yang dibutuhkan anak tersebut. Maka, sesuai rumus di atas yaitu sekitar 120 – 180 mg.

Setelah itu, kita konversikan mg ini ke dalam mL. Ini sangat bergantung pada stok obat parasetamol di rumah. Jika Anda menggunakan parasetamol drops, maka dibutuhkan sekitar 1,2 – 1,8 mL parasetamol.

Untuk parasetamol sirup (120 mg / 5 mL) maka dibutuhkan 5 – 7,5 mL parasetamol, sedangkan sirup dengan 160 mg / 5 mL, maka diberikan 5 mL juga diperbolehkan (karena 160 mg berada di kisaran 120-180 mg).

Jika di rumah terdapat parasetamol forte, apakah bisa digunakan? Boleh saja asalkan benar dosisnya. Untuk 125 mg setara dengan 2,5 mL parasetamol. Maka, angka tersebut juga berada di kisaran 120 – 180 mg. Jadi, boleh untuk dipergunakan.

Bisa disimpulkan bahwa jika Anda mengetahui cara menghitung dosis parasetamol anak dan berapa mL yang dibutuhkan, maka Anda bisa menggunakan drops, sirup, ataupun forte. Untuk anak berusia 3 tahun pun, masih diperbolehkan untuk mengkonsumsi parasetamol drops bahkan juga bisa mengkonsumsi jenis forte.

Sumber Referensi: PesatJakarta

Postingan ini dimodifikasi pada 11 September 2017 2:21 pm

Staf Jatik

Redaksi Jatik.com | Inspirasi dari Sudut Berbeda

Tinggalkan Komentar

Artikel Terbaru

Pakai Software Bajakan? STOP! Ini Bahayanya…

Pembajakan software adalah masalah yang merajalela termasuk di Indonesia yang telah tumbuh seiring perkembangan kecepatan…

% yang lalu

Resep Lodeh Nangka Sederhana, Nikmat Banget!

Siang terik paling enak menyantap masakan ndeso, salah satu yang buat kangen adalah menu sayur…

% yang lalu

Resep Semur Jengkol Pedas Mantap!

Kuliner Nusantara memang tak ada habisnya. Banyak sajian kuliner khas Indonesia yang terkenal seantero Nusantara,…

% yang lalu

5 Alasan Memelihara Kucing Sebaiknya di Dalam Rumah

Karena berbagai alasan masih banyak pecinta kucing yang melepas kucingnya untuk bebas berkeliaran di luar…

% yang lalu

5 Tempat Wisata yang Tak Boleh Dilewatkan Saat Kamu ke Kobe, Jepang

Walaupun tidak setenar Tokyo, namun ada banyak destinasi wisata menarik yang bisa kamu kunjungi saat…

% yang lalu

Transfer Uang ke Luar Negeri dalam 1 Hari? Gunakan Transfer Valas!

Remittance advice adalah definisi yang harus diketahui siapa saja yang akan melakukan remittance. Orang-orang yang…

% yang lalu