Psikologi

5 Cara Menghadapi Orang Egois. Sering Bertemu dengan Orang Seperti ini?

Setiap manusia tentu saja memang dianugerahkan watak dan karakter yang berbeda-beda. Dan pastinya, kita selalu bersosialisasi dengan beragam individu dengan karakter yang aneh, lucu, ngeselin, egois, dll. Gimana cara menghadapi orang egois ya?

Sifat dan karakter berbeda dari setiap orang yang kita jumpai tersebut, kadangkala kita bisa untuk menghadapinya, tetapi pada saat-saat tertentu, kita sendiri pun bahkan kehabisan akal bagaimana untuk menghadapinya.

Entah itu teman karib, sanak keluarga, atasan di kantor, partner bisnis, ataupun pasangan hidup kita, pasti punya sifat-sifat yang baik maupun yang jelek di setiap diri mereka.

Sifat-sifat yang kurang baik, terkadang seringkali menimbulkan masalah ataupun kesalahpahaman di antara kamu dan orang yang kamu kenal tersebut. Salah satu sifat kurang baik tersebut adalah egois.

Apa yang kamu lakukan sebagai cara menghadapi orang egois tersebut?

Jawabannya tentu berbeda-beda. Karena masing-masing individu memiliki lingkungan dan adaptasi sosial yang berbeda pula. Mungkin, salah satu cara yang umum digunakan adalah dengan MEMAHAMI.

Sebenarnya, bagaimana sih yang dimaksud dengan orang yang egois itu?

Masalah mungkin timbul karena setiap interaksi sosial terkadang ada gesekan yang menyebabkan kesalahpahaman, atau mungkin karena masing-masing dari individu mempertahankan prinsip kebenaran dalam dirinya.

Sifat keukeuh untuk mempertahankan kebenaran prinsip yang dianut dalam dirinya tersebut, terlihat sebagai sifat keras kepala atau egois di mata orang lain.

Jika kita menemukan orang-orang yang egois dengan tipe seperti ini, maka hendaknya sedikit berhati-hati ataupun respect terhadap prinsip yang dianut orang tersebut. Jika kita tak menghargainya, maka bisa dipastikan orang tersebut akan tersinggung.

Ada juga orang yang berwatak keras dengan pandangan terhadap sesuatu yang dimilikinya, sehingga menganggap bahwa pandangannya itulah yang paling sempurna ataupun perfect.

Misalkan orang yang memiliki pandangan bahwa kerja sebagai PNS adalah yang terbaik. Biasanya, orang yang memiliki pandangan seperti ini orang-orang terdahulu (sekitar tahun 80-90an), dimana kondisi sosialnya pada saat itu, PNS adalah pekerjaan yang paling terhormat, atau paling nyaman. Ini disebabkan sedikitnya pilihan pekerjaan lainnya pada saat itu.

Jika kamu memiliki orangtua yang hidup di zaman tersebut, maka tak heran jika seringkali kita harus berdebat hingga cekcok tentang masalah pilihan pekerjaan tersebut.

Bisa dikatakan juga orang-orang egois tipe seperti ini adalah orang-orang yang memiliki wawasan yang kurang luas dalam melihat perkembangan zaman.

Memang, orang yang selalu bersikeras dengan pandangannya tersebut terlihat seperti memikirkan diri sendiri. Tak mau melihat dari sisi orang lain.

Bila kita tak tahu cara menghadapi orang egois dengan tipe tersebut, maka bisa menjadi masalah yang jauh lebih besar, terjadi keributan, bahkan tidak mungkin akan melibatkan nyawa.

Salah satu studi psikologi menyebutkan bahwa sifat keras kepala yang terlalu kuat menjadi penyebab / pemicu munculnya emosi yang meledak-ledak, bahkan seringkali tidak sadar dengan apa yang telah diperbuatnya.

Ketika orang-orang yang berwatak keras tersebut telah terpicu emosinya, maka bukan tidak mungkin akan kesulitan untuk menenangkannya. Untuk itu, perlu strategi khusus atau cara menghadapi orang egois tersebut.

So, gimana yah cara menghadapi orang egois yang tepat?

Jika ditilik dari pengalaman hidup, pada umumnya, orang-orang yang memiliki watak keras ini akan mudah lunak dengan orang-orang yang memiliki pribadi penyabar. Karena salah satu filosofi dalam hidup bahwa API jika disiram dengan AIR, maka akan PADAM.

Tentu sangat berbeda ketika orang-orang berwatak keras, bertemu dengan pribadi yang tidak penyabar, dan cenderung untuk egois juga. Karena API bertemu dengan BENSIN, maka akan menyulut terjadinya KEBAKARAN yang lebih hebat.

Mungkin, 5 cara menghadapi orang egois di bawah ini, menjadi langkah dasar dalam menghadapi orang-orang egois.

Bagaimana cara menghadapi orang egois?
1. Coba reflesikan diri kita sendiri dulu

Ingat. Ini cara menghadapi orang egois termudah yang bisa dilakukan pertama kali. Sebelum kamu berusaha mengubah watak / karakter orang lain, coba bercermin pada diri sendiri terlebih dahulu.

Sebagian besar individu itu tak sadar tentang dirinya sendiri. Dia hanya mampu melihat apa yang dilakukan oleh orang lain. Bisa jadi kitapun tak tersadar bahwa watak / karakter kita tidak jauh berbeda dengan watak / karakter orang yang ingin kita ubah.

Lingkungan orang yang terdekat akan menjadi pantulan dari orang tersebut. Kalau kita senang bergaul dengan orang-orang tipe A, maka bisa jadi sebenarnya tipe kita juga tidak jauh-jauh dengan tipe A tersebut.

Tanyakan kepada orang diluar lingkungan dekat kita, tentang seperti apa watak diri kita sebenarnya. Minta mereka untuk bicara dengan jujur dan objektif. Karena orang-orang yang berada di lingkungan luar yang dapat memberikan penilaian secara objektif tentang diri kita.

Ketika kita telah mengenal diri kita dari penilaian objektif orang lain, maka tentu kita bisa mengubah atau setidaknya mengurangi sifat-sifat kurang baik yang melekat pada diri kita, sebelum mengubah orang lain.

2. Sabar adalah kunci utama

Yap, seperti telah disebutkan sebelumnya, salah satu cara menghadapi orang egois adalah sikap penyabar. Jika orang-orang di sekitar kita memiliki watak keras, maka tentu kita harus menjadi air yang menyejukkan.

Jika dalam sebuah lingkaran hanya terdapat orang-orang yang sama kerasnya, maka tidak perlu waktu lama akan muncul permasalahan dalam lingkungan tersebut. Orang-orang penyabar mampu untuk memberikan solusi yang baik, karena lebih jernih dalam melihat sesuatu masalah.

Jauh berbeda dengan orang-orang yang memiliki watak egois, menyelesaikan masalah tidak dengan kejernihan akal pikiran dan hati.

3. Pahami setiap kondisi dan dengarlah mereka

Dengan mendengar setiap kondisi dari orang-orang egois ini, maka kita bisa mendapatkan gambaran menyeluruh tentang mereka.

Jika kita sudah memiliki gambaran utuh kondisi mereka, maka setidaknya kita mampu berdiri dalam posisi yang tepat dalam menghadapi tindak-tanduk orang-orang egois.

Dengan berdiri di posisi yang tepat, menjadi langkah penentu bagi pengambilan keputusan yang terbaik jika ada masalah dengan orang-orang egois ini. Sampaikanlah kepada mereka dengan cara yang baik dan lembut, bahwa seharusnya begini lho atau begitu, dll.

Lima cara menghadapi orang egois, apa saja?
4. Berikan kritik dan saran dengan cara yang baik

Melanjutkan dari poin sebelumnya tentang cara menghadapi orang egois, maka salah satu cara juga adalah menyampaikan kritik dan saran dengan cara yang baik.

Meskipun dia teman / saudara akrab kita, jika dia salah dalam melakukan tindakan, maka sampaikan saran dan kritik di waktu yang tepat. Hindari penyampaian ini, pada saat orang tersebut masih keukeuh dengan sikapnya.

Bukannya mendengar apa yang kita sampaikan, mereka akan cenderung untuk defensif dan selanjutnya menyerang balik apa yang disampaikan oleh kita.

5. Katakan to the point

Ini cara menghadapi orang egois yang terakhir. Hendaknya kita menyampaikan dengan to the point jika beberapa cara sebelumnya tidak ampuh untuk menghadapi orang-orang egois yang kita kenal.

Kadangkala, ada orang-orang yang bisa tersadar, jika kita menghadapi dengan sikap tegas kita, dan katakan bahwa kita tidak menyukai hal tersebut.

Ini terjadi biasanya pada orang-orang yang dari masa kecilnya sudah terbiasa mendapatkan didikan secara tegas dari orangtuanya. Baru akan sadar, jika telah mengalami perlakukan tegas pada dirinya.

Sekiranya memang kelima tips atau cara menghadapi orang egois tersebut masih belum cukup untuk menghadapi orang-orang berwatak keras. Setiap kondisi tentu berbeda. Dan kamu pasti memiliki solusi tersendiri dalam menghadapi orang-orang seperti ini.

Berbagi solusi disini yuk!

Referensi lain sebagai cara menghadapi orang egois bisa dicek disini.

Postingan ini dimodifikasi pada 28 Juni 2016 8:18 pm

Caesar Anggara

A father. Love my family.

Tinggalkan Komentar

Artikel Terbaru

Pakai Software Bajakan? STOP! Ini Bahayanya…

Pembajakan software adalah masalah yang merajalela termasuk di Indonesia yang telah tumbuh seiring perkembangan kecepatan…

% yang lalu

Resep Lodeh Nangka Sederhana, Nikmat Banget!

Siang terik paling enak menyantap masakan ndeso, salah satu yang buat kangen adalah menu sayur…

% yang lalu

Resep Semur Jengkol Pedas Mantap!

Kuliner Nusantara memang tak ada habisnya. Banyak sajian kuliner khas Indonesia yang terkenal seantero Nusantara,…

% yang lalu

5 Alasan Memelihara Kucing Sebaiknya di Dalam Rumah

Karena berbagai alasan masih banyak pecinta kucing yang melepas kucingnya untuk bebas berkeliaran di luar…

% yang lalu

5 Tempat Wisata yang Tak Boleh Dilewatkan Saat Kamu ke Kobe, Jepang

Walaupun tidak setenar Tokyo, namun ada banyak destinasi wisata menarik yang bisa kamu kunjungi saat…

% yang lalu

Transfer Uang ke Luar Negeri dalam 1 Hari? Gunakan Transfer Valas!

Remittance advice adalah definisi yang harus diketahui siapa saja yang akan melakukan remittance. Orang-orang yang…

% yang lalu