Kategori: Suara Jatikers

Sobat Jatik, Ada yang Tau Perusahaan Sekuritas? Yuk, Kenalan…

Apa yang ada di benakmu ketika mendengar istilah “Sekuritas”? Mungkin sebagian dari kamu ada yang menganggap sekuritas ada hubungannya dengan security (keamanan). Hhmmm… Ga salah juga sih. Bagi sebagian orang memang sekuritas masih terdengar asing di telinga. Kebanyakan dari kita umumnya lebih familiar dengan istilah-istilah perbankan maupun lembaga keuangan lainnya.

Hmmm,,,Sekuritas itu apa sih sebenernya?

Sumber Gambar: www.beritasatu.com

Secara sederhana, sekuritas bisa diartikan sebagai secarik kertas yang menunjukkan hak investor untuk memperoleh bagian dari prospek atau kekayaan sebuah perusahaan. Sekuritas sering disebut juga dengan Efek (surat berharga). Bentuknya pun bermacam-macam, ada yang berupa efek penyertaan (saham), utang (obligasi), dan derivatif (warran, right, dan opsi).

Adapun perusahaan sekuritas yaitu perusahaan yang bertindak sebagai perantara dalam perdagangan efek. Masih ingat kan, jika kita ingin membeli atau menjual saham di bursa efek tidak bisa dilakukan secara langsung. Semua transaksi jual beli saham mesti dilakukan melalui perantara pialang (broker). Dalam hal ini, perusahaan sekuritaslah yang akan bertindak sebagai pialang untuk membantu penyelesaian transaksi saham.

Tidak semua perusahaan bisa menjadi perusahaan sekuritas. Diperlukan izin khusus dari otoritas bursa (BEI) untuk suatu perusahaan bisa bertindak sebagai pialang. Sekilas perusahaan-perusahaan tersebut dapat kita kenali dengan mudah, karena umumnya memiliki nama akhiran “Sekuritas”, misalnya Mandiri Sekuritas, BNI Securities, Bahana Securities, Danareksa Sekuritas, dan masih banyak lagi.

Kalo di perusahaan sekuritas ada profesi apa aja sih?

Sumber Gambar: www.windawareireland.com

Di sebuah perusahaan sekuritas, ada beberapa profesi yang paling menonjol. Pertama, Broker yaitu orang yang tugasnya membantu investor melakukan eksekusi jual beli saham. Tidak hanya itu, seorang broker juga sering dimintai konsultasi dan rekomendasi oleh para investornya. Semakin tepat rekomendasi yang ia berikan, tentu semakin banyak investor yang mempercayakan pengelolaan dana padanya.

Seorang broker memperoleh penghasilan berupa komisi. Semakin sering kita melakukan transaksi, semakin besar penghasilan yang dia dapat. Dalam sebulan, seorang broker berpengalaman bisa memperoleh penghasilan hingga puluhan juta rupiah. Tertarik?

Kalo selain broker, profesi apalagi ya?

Sumber Gambar: pasarmodal.inilah.com

Profesi berikutnya adalah Riset Analis. Seorang riset analis bertugas melakukan analisa terhadap saham.

Setiap harinya mereka berkutat dengan data dari berbagai sumber, laporan keuangan, buku teori keuangan dan investasi, sampai membuat model excel yang rumit. Dalam melakukan pekerjaannya, para riset analis biasanya bekerja secara berkelompok dalam sebuah tim/divisi (divisi riset analis). Nah, sekarang sudah mulai paham kan?

Terus, gimana caranya kalo pengen investasi di perusahaan sekuritas?

Sumber Gambar: bisnis.liputan6.com

Lalu, kalau kita ingin membuka rekening di perusahaan sekuritas, bagaimana caranya? Pertama, datanglah ke salah satu cabang perusahaan sekuritas kemudian isi formulir dengan lengkap. Bagi perusahaan sekuritas yang memiliki fasilitas online trading, formulir tersebut bisa diunggah lewat internet.

Setelah diisi, selanjutnya kirim ke alamat perusahaan tersebut dengan disertakan fotokopi KTP, fotokopi NPWP, dan fotokopi cover buku tabungan.

Setelah data sampai di perusahaan sekuritas, maka akan diproses selama kurang lebih 1 minggu. Setelah itu nanti kamu akan dibukakan Rekening Sekuritas berupa Rekening Dana Investor (RDI). Selain rekening RDI, investor juga akan menerima SID (nomor Single Identification) dan kartu AKSES dari KSEI yang akan memungkinkan investor untuk setiap saat memantau saldo kas-nya di RDI bank maupun saldo rekening efeknya.

Selanjutnya apa lagi ya?

Sumber Gambar: securityintelligence.com

Untuk bisa bertransaksi secara online, perusahaan sekuritas akan mengirimkan username, password, dan nomor PIN melalui email. Fasilitas online trading merupakan suatu keharusan bagi setiap perusahaan sekuritas. Dengan ini investor bisa bertransaksi secara mudah, cepat, dan efisien.

Setelah semuanya lengkap, maka kamu sudah memiliki rekening efek dan selanjutnya tinggal mendepositkan dana investasi minimal. Jumlah minimalnya bervariasi mulai dari Rp1.000.000,00 hingga puluhan juta rupiah. Dana tersebut nantinya akan dicatatkan di bank kustodian, sehingga keamanan investor sebagai pemilik saham tetap terjamin.

Akhirnya, setelah semuanya selesai kamu pun bisa mulai berinvestasi. Happy investing…:)

Postingan ini dimodifikasi pada 24 Mei 2015 7:24 am

Cepy Suherman

Pengajar Ekonomi yang sedang belajar dan mendalami pasar modal, serta hobi mendengarkan musik cadas dan klasik

Tinggalkan Komentar
Bagikan
Diterbitkan oleh
Cepy Suherman

Artikel Terbaru

Pakai Software Bajakan? STOP! Ini Bahayanya…

Pembajakan software adalah masalah yang merajalela termasuk di Indonesia yang telah tumbuh seiring perkembangan kecepatan…

% yang lalu

Resep Lodeh Nangka Sederhana, Nikmat Banget!

Siang terik paling enak menyantap masakan ndeso, salah satu yang buat kangen adalah menu sayur…

% yang lalu

Resep Semur Jengkol Pedas Mantap!

Kuliner Nusantara memang tak ada habisnya. Banyak sajian kuliner khas Indonesia yang terkenal seantero Nusantara,…

% yang lalu

5 Alasan Memelihara Kucing Sebaiknya di Dalam Rumah

Karena berbagai alasan masih banyak pecinta kucing yang melepas kucingnya untuk bebas berkeliaran di luar…

% yang lalu

5 Tempat Wisata yang Tak Boleh Dilewatkan Saat Kamu ke Kobe, Jepang

Walaupun tidak setenar Tokyo, namun ada banyak destinasi wisata menarik yang bisa kamu kunjungi saat…

% yang lalu

Transfer Uang ke Luar Negeri dalam 1 Hari? Gunakan Transfer Valas!

Remittance advice adalah definisi yang harus diketahui siapa saja yang akan melakukan remittance. Orang-orang yang…

% yang lalu