Ibu & Bayi

Cara Meningkatkan Hb Pada Ibu Hamil dan Pentingnya Menjaga Kadar Hemoglobin

Kehamilan adalah pengalaman yang luar biasa dalam kehidupan seorang wanita. Ada beberapa tantangan yang harus dihadapi seorang ibu dalam proses kehamilan. Beberapa masalah kesehatan sering ditemukan pada masa kehamilan, seperti masalah rendahnya kadar hemoglobin dalam darah. Bagaimana cara meningkatkan Hb pada ibu hamil? Mengapa menjaga kadar hemoglobin (Hb) itu penting pada masa kehamilan?

Saat kita bernafas, hemoglobin, yang berupa protein (kompleks) pada sel darah merah membawa oksigen dari paru-paru ke jaringan tubuh. Demikian pula, protein ini akan membawa karbondioksida dari jaringan ke paru-paru untuk dibuang melalui nafas.

Komponen utama Hemoglobin adalah molekul besi. Kata hemoglobin sendiri berasal dari “heme” (besi) & “globulin” (nama protein). Molekul besi ini membantu membawa oksigen melalui darah.

Tingkat hemoglobin dihitung dalam gr / dl (gram per desiliter). Nilai normal kadar hemoglobin pada wanita berkisar antara 12 sampai 16 gr / dl.

Apa Pentingnya Tingkat Hemoglobin Selama Kehamilan?

Tubuh wanita hamil membutuhkan lebih banyak oksigen dan tentunya kapasitas pembawa oksigen darah sebanding dengan konsentrasi hemoglobin yang bersirkulasi.

Turunnya kadar Hemoglobin selama kehamilan memang suatu hal yang normal terjadi, jika turun dalam kisaran 11,5 sampai 15 gr / dl. Hal ini karena volume darah meningkat sebesar 50% selama kehamilan karena menyediakan nutrisi penting bagi bayi yang sedang berkembang. Ini mulai meningkat sekitar minggu ke 8 kehamilan.

Meskipun masih normal jika kadar hemoglobin turun menjadi 10,5 gr / dl, kondisi ini bisa menyebabkan anemia ringan dalam perjalanan kehamilan, tapi ketika terjadi di bawah 10gr / dl, hal ini dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan yang mempengaruhi ibu dan perkembangan anak selama kehamilan.

Kadar Hemoglobin yang rendah pada ibu hamil bisa mengakibatkan:

  1. Mudah lelah
  2. Pusing
  3. Bibir dan kulit pucat
  4. Kuku rapuh
  5. Sesak nafas saat istirahat
  6. Meningkatnya detak jantung
  7. Tangan dan kaki terasa dingin

Gejalanya memburuk saat kadar hemoglobin turun lebih jauh. Bila kadar hemoglobin turun di bawah 6gr / dl, ibu hamil akan mengalami angina, suatu kondisi yang ditandai dengan nyeri parah di dada, yang bergerak ke bahu, lengan, dan leher, karena pasokan darah yang tidak mencukupi ke jantung.

Bagaimana Cara Meningkatkan Hb pada Ibu Hamil Selama Masa Kehamilan?

Mengonsumsi suplemen kesehatan untuk ibu hamil seperti Bio Strath dapat membantu menjaga kadar hemoglobin tetap dalam kondisi normal jika kadar hemoglobin Anda terlalu rendah selama kehamilan. Selain volume darah yang meningkat, asupan vitamin C, zat besi, asam folat, dan vitamin B12 yang tidak memadai adalah penjelasan yang paling banyak dikaitkan di balik kadar hemoglobin rendah.

Kekurangan kadar hemoglobin ini juga dapat diatasi dengan menambahkan makanan tertentu ke menu harian Anda.

Beberapa makanan berikut ini akan membantu meningkatkan hemoglobin selama kehamilan:

  1. Sayuran berdaun seperti daun palak, fenugreek, dan lainnya
  2. Buah kering seperti kismis, kacang almond, dan lainnya
  3. Biji-bijian seperti barley, millet, jagung, dan biji wijen
  4. Buah-buahan seperti jambu, kiwi, grapefruit, plum, buah persik, buah ara, dan apel bisa membantu meningkatkan hemoglobin selama kehamilan
  5. Makanan sumber Vitamin C. Kekurangan vitamin C bisa menyebabkan penurunan kadar hemoglobin, karena tanpa kecukupan Vitamin C, tubuh tidak bisa menyerap zat besi. Buah-buahan seperti kiwi, jeruk, raspberry, kapur merupakan beberapa sumber vitamin C yang sangat baik. Brokoli, tomat, paprika, sayuran berdaun gelap adalah sayuran yang kaya akan vitamin C.
  6. Vitamin B kompleks. Tingkat hemoglobin bisa turun saat tubuh Anda tidak menghasilkan sel darah merah yang cukup. Inilah pentingnya defisiensi asam folat. Vitamin ini, yang termasuk dalam Vitamin B kompleks, terlibat dalam produksi Sel darah merah. Pisang, jagung, kecambah, lobak, selada, alpukat, biji (biji bunga matahari, biji rami, biji labu dll.) Harus menjadi bagian dari makanan rutin Anda.

Beberapa jenis bahan kimia, mineral, dan protein (seperti kalsium, gluten, kafein) menghambat penyerapan zat besi oleh tubuh, bahkan jika makanan kaya zat besi telah anda konsumsi.

Jika memungkinkan, batasi atau hindari mengonsumsi makanan berikut ini karena bisa mengganggu asimilasi besi seperti:

  1. Produk susu (kaya kalsium)
  2. Kopi dan teh (kafein kaya)
  3. Alkohol
  4. Parsley (asam oksalat)
  5. Pasta dan produk gandum (gluten)

Itulah cara meningkatkan Hb pada ibu hamil dan pentingnya menjaga kadar hemoglobin di masa kehamilan. Semoga informasi ini bermanfaat dan bagikan agar lebih banyak ibu dan calon ibu yang mengetahuinya.

Postingan ini dimodifikasi pada 24 November 2017 2:52 pm

harvestsupplement

Tinggalkan Komentar

Artikel Terbaru

Pakai Software Bajakan? STOP! Ini Bahayanya…

Pembajakan software adalah masalah yang merajalela termasuk di Indonesia yang telah tumbuh seiring perkembangan kecepatan…

% yang lalu

Resep Lodeh Nangka Sederhana, Nikmat Banget!

Siang terik paling enak menyantap masakan ndeso, salah satu yang buat kangen adalah menu sayur…

% yang lalu

Resep Semur Jengkol Pedas Mantap!

Kuliner Nusantara memang tak ada habisnya. Banyak sajian kuliner khas Indonesia yang terkenal seantero Nusantara,…

% yang lalu

5 Alasan Memelihara Kucing Sebaiknya di Dalam Rumah

Karena berbagai alasan masih banyak pecinta kucing yang melepas kucingnya untuk bebas berkeliaran di luar…

% yang lalu

5 Tempat Wisata yang Tak Boleh Dilewatkan Saat Kamu ke Kobe, Jepang

Walaupun tidak setenar Tokyo, namun ada banyak destinasi wisata menarik yang bisa kamu kunjungi saat…

% yang lalu

Transfer Uang ke Luar Negeri dalam 1 Hari? Gunakan Transfer Valas!

Remittance advice adalah definisi yang harus diketahui siapa saja yang akan melakukan remittance. Orang-orang yang…

% yang lalu