Jatik.com
to Inspire. be Social.

Ini Lho 3 Cara Mengatur Keuangan yang Baik buat Kamu yang Masih Jomblo

0 159

[nextpage title=”Manajemen Keuangan Jomblo” ]

Cara mengelola keuangan bagi para jomblo sebenarnya tak jauh beda dengan yang sudah berkeluarga. Hanya kondisinya dan perilaku saja yang beda. Misalnya, perilaku belanja. Para jomblo tak perlu pertimbangan kiri-kanan jika ingin membeli sesuatu. Namun bagi yang sudah berkeluarga pasti akan minta pertimbangan pasangannya dulu. Apalagi jika uang yang dikeluarkan cukup banyak. Selain itu, ketika sudah berkeluarga, seseorang akan lebih barhati-hati membelanjakan uangnya lantaran ada yang mengingatkan.

Perilaku tersebut juga mempengaruhi bagaimana mencari uang dan cara berinvestasi. Bagi yang jomblo, mereka tentu punya waktu yang lebih banyak dibanding yang sudah berkeluarga.

Ada tiga langkah yang harus dilakukan bagi para jomblo dalam mengelola uang:[/nextpage]

[nextpage title=”Kendalikan Pengeluaran” ]

#1 Kendalikan Jumlah Pengeluaran Kamu

manajemen_pengeluaran

Manajemen pengeluaran dalam finansiala.com

Pos pengeluaran para jomblo lebih sedikit dibanding yang sudah menikah. Maklum, kan belum punya tanggungan. Tapi tunggu dulu, banyak lho, kaum jomblo yang sudah punya tanggungan. Misalnya, untuk membantu orang tua atau adik-adiknya. Tapi umumnya tanggungan tersebut tak sebanyak jika sudah berkeluarga.

Walau pos pengeluarannya masih sedikit, tapi cobalah kendalikan diri setiap pengeluaranmu. Jangan merasa sebagai jomblo, kamu bebas mengeluarkan uang berapa pun. Jangan punya pikiran, “mumpung masih jomblo” seperti yang sering kita dengar selama ini. Justru karena masih jomblo, kamu harus banyak menabung demi masa depan.[/nextpage]

[nextpage title=”Belajar Berinvestasi” ]

#2 Belajarlah Berinvestasi di Berbagai Tempat

bentuk_investasi

Saran berikutnya untuk kamu yang masih jomblo adalah dengan mencoba belajar berinvestasi di berbagai tempat mulai sekarang. Ini menjadi sangat penting mengingat sering sekali melihat orang-orang memiliki penghasilan lebih baik ketika sudah berkeluarga, tetapi seringkali dana investasi mereka tidak terlalu berkembang karena mereka takut untuk berinvestasi ke berbagai tempat. Setelah diselidiki, ternyata ketika mereka masih jomblo, mereka tidak menyempatkan diri untuk mau belajar berinvestasi ke tempat-tempat lain diluar tempat investasi yang sudah mereka kenal.

Padahal, saat kamu masih jomblo, beban yang dimiliki biasanya lebih ringan sehingga kalaupun mengalami kerugian dalam berinvestasi, efeknya mungkin tidak akan terlalu mengganggu karena yang mengalami kerugian toh hanya kamu sendiri kan? Beda dengan kalau yang sudah berkeluarga, dimana mengalami kerugian dalam berinvestasi, yang ikut terkena getah dari kerugian itu adalah keluarga kamu.

Jadi sekali lagi, mumpung kamu masih jomblo, belum memiliki banyak tanggungan, belajarlah sejak sekarang. Dalam dunia kerja, kamu mungkin sudah berpengalaman dan pintar mencari uang. Tapi ketika harus menginvestasikan sebagian dari gajimu, anggap saja kamu anak kecil yang masih harus banyak belajar.[/nextpage]

[nextpage title=”Mencari Penghasilan Tambahan” ]

#3 Mencari Penghasilan Tambahan sejak Sekarang

penghasilan_tambahan

Bekerja part time untuk penghasilan tambahan dalam ayobuka.com

Seorang jomblo umumnya memiliki jumlah penghasilan yang tidak sebesar mereka yang sudah berkeluarga. Maklum mereka belum mencapai di puncak karier. Itu sebabnya, disarankan, mumpung masih jomblo, belajar mencari penghasilan tambahan di luar penghasilan utama kamu.

Persoalan ini penting mengingat pada beberapa kasus, ketika sudah berkeluarga dan perlu mencari uang tambahan, seseorang jadi bingung lantaran waktu jomblo tak punya pengalaman apa-apa soal mencari penghasilan tambahan.

Jadi, mumpung kamu masih lajang, masih memiliki cukup banyak waktu luang, masih bebas menentukan arah dan tujuan kamu ke depan, cobalah untuk memanfaatkan waktu untuk membangun masa depan kamu. Salah satunya lewat bekerja menambah penghasilan diluar pekerjaan utama. Percayalah, walaupun saat ini kamu merasa penghasilan utama masih mencukupi, tetapi penghasilan tersebut belum tentu mencukupi ketika kamu sudah menikah nanti kan? Sebaliknya, kalau kamu mau mencari penghasilan tambahan sejak sekarang, kamu seperti membangun sumber penghasilan cadangan, sehingga ketika menikah nanti, penghasilan yang diharapkan akan lebih mencukupi. Bukan begitu yang diinginkan oleh setiap orang?

Dipersembahkan oleh www.portalinvestasi.com [/nextpage]

Loading...
Berlangganan Newsletter
Berlangganan Newsletter
Daftarkan email kamu disini untuk mendapatkan info terupdate dari Jatik.com langsung ke inbox email kamu!
Kamu bisa membatalkan newsletter ini kapan pun.