Nasihat Jack Ma, Orang Terkaya No.1 di China, Membuat Kita tidak Ingin Menyia-nyiakan Hidup untuk Meraih Sukses di Masa Depan

1 343

[nextpage title=”Profil Jack Ma” ]

Ada yang tahu tentang Jack Ma? Bagi yang bermimpi untuk menjadi sukses berbisnis atau menjadi pengusaha, pasti sudah mengetahui sedikit banyak sosok inspiratif Jack Ma. Seorang pengusaha kaya dengan aset kekayaan hampir mencapai 30 miliar dolar ini dinobatkan oleh majalah Forbes sebagai pengusaha terkaya no.1 di China dan no.18 di dunia pada November 2014.

Jack Ma mengelola forbes-jack-makerajaan bisnis yang berfokus pada perusahaan berbasis internet, bernama Alibaba. Selain sebagai pengusaha sukses dan kaya, Jack Ma juga seorang filantropis / dermawan yang sering menyumbangkan sebagian harta kekayaannya untuk orang lain. Jack Ma tidak mendapatkan kesuksesan tersebut dengan hanya membalikkan telapak tangan. Seluruh fase dalam kehidupannya diisi dengan kerja keras untuk meraih semua mimpinya menjadi seorang pengusaha kaya dan sukses.

Jack Ma ternyata seorang yang juga rendah hati. Dia ingin membagikan kunci kesuksesan pada semua orang yang ingin sukses seperti dirinya. Dalam sebuah talkshow interaktif di Korea, Jack Ma memberikan sejumlah nasihat tentang bagaimana kita harus menjalani setiap fase kehidupan di setiap jenjang usia kita, agar tidak disia-siakan begitu saja. Nasihat ini terlebih dikhususkan untuk anak muda di berbagai negara, karena masa muda adalah masa ketika potensi diri bisa dioptimalkan dan pencarian jati diri yang benar agar tidak salah arah. Berikut beberapa nasihat Jack Ma:[/nextpage]

[nextpage title=”Nasihat Jack Ma agar Sukses” ]

(1) Sebelum berusia 20 tahun, jadilah murid yang baik. Jika Kamu memang ingin menjadi pengusaha, belajarlah sedikit-sedikit. Jika kamu belajar berwirausaha, lakukanlah banyak kesalahan. Jangan khawatir, jika kamu gagal, bangkit lagi. Jika gagal lagi, bangkit lagi. Nikmatilah semuanya.

(2) Sebelum berusia 30 tahun, ikutilah seseorang. Bekerjalah di sebuah lembaga atau perusahaan. Biasaya, jika bekerja di perusahaan yang besar, kamu akan belajar tentang proses—pahami bagaimana sebuah mesin besar bekerja dan kamu adalah bagian dari mesin itu. Jika bekerja di sebuah perusahaan kecil, belajarlah tentang semangat dan cita-cita—bagaimana semua itu dibangun. Untuk menjaga dan mencapainya, kamu akan belajar bagaimana mengerjakan banyak hal dalam waktu bersamaan. Sebelum berusia 30 tahun, bukan tentang di perusahaan mana kamu bekerja, tetapi kepada siapa kamu belajar. “It is not which company you go, but which boss you follow. Because, a good boss teach you differently.”

(3) Di usia 30-40 tahun, bekerjalah untuk dirimu sendiri, jika kamu memang benar-benar ingin menjadi seorang pengusaha (entrepreneur).

(4) Di usia 40-50 tahun, Kamu harus fokus pada semua hal yang benar-benar dikuasai. Jangan coba-coba mencari minat atau pekerjaan baru, sebab bisa jadi kamu memang akan sukses tetapi hanya punya sedikit waktu.jack-ma-way-to-success

(6) Saat usiamu 50-60 tahun, bekerjalah untuk anak-anak muda, karena mereka bisa melakukan hal yang lebih baik daripada yang dirimu bisa. Maka bergantunglah pada mereka, berinvestasilah pada anak-anak muda itu, pastikan mereka mengerjakan hal terbaik untukmu.

(7) Saat usiamu di atas 60 tahun, habiskanlah waktu untuk dirimu sendiri. Nikmati semuanya, bersenang-senanglah.

Dalam talkshow yang sama, seorang anak muda bertanya kepada Jack Ma tentang hal yang paling ia sesali dalam hidupnya, “Setelah semua sukses yang didapatkan, apa yang paling Anda sesali?” tanya anak muda itu.

“Tidak banyak yang saya sesali, kecuali soal waktu dan privasi. Saya menyesal karena saya bekerja terlalu keras sehingga saya hanya bisa menghabiskan sedikit waktu bersama keluarga saya.”[/nextpage]

Loading...