Tips Wawancara Kerja Pertama agar Diterima Kerja

0 152

Kamu baru lulus SMA atau perguruan tinggi dan saat ini sedang siap-siap untuk menghadapi wawancara kerja? Tips wawancara kerja yang pertama ini bisa jadi panduan buat kamu agar sukses dalam proses seleksi wawancara.

Proses wawancara / interview kerja merupakan salah satu proses terpenting saat seleksi menjadi karyawan di suatu perusahaan.

Hampir lebih dari 80% faktor diterimanya seorang kandidat menjadi karyawan di suatu perusahaan, sangat tergantung dari bagaimana kandidat tersebut mempersiapkan dan menghadapi pewawancara.

Banyak faktor yang mempengaruhi kesuksesan seorang pelamar kerja agar tim HRD perusahaan mau menerima kandidat tersebut.

Lalu, apa saja faktor-faktor yang dapat membantu kamu sukses dalam interview kerja yang pertama? Setidaknya ini 5 tips wawancara kerja pertama yang bisa membantumu.

1. Berpakaian Layaknya Profesional

Aspek pertama yang dilihat dari seorang pewawancara sebelum memulai wawancara adalah dari aspek penampilan seorang kandidat.

Kita tidak mungkin saat melakukan wawancara kerja berpenampilan ala kadarnya. Karena itu adalah penilaian pertama tim rekrutmen kepadamu.

Lalu, penampilan seperti apa yang cocok untuk wawancara kerja pertamamu? Jawabannya adalah tergantung kondisi di perusahaan apa kamu dipanggil interview.

Untuk kamu yang dipanggil di perusahaan-perusahaan besar konservatif, seperti perusahaan akuntansi, kamu sebaiknya menggunakan setelan penampilan yang memperlihatkan profesionalitas dirimu. Seperti kemeja kantor, bila perlu mengenakan jas.

Jika kamu akan melakukan wawancara kerja di perusahaan medium / startup, penampilan bisa lebih santai sedikit, tetapi tetap memperlihatkan sisi elegan dan kerapian dirimu.

Benar-benar pikirkan bagaimana kamu harus berpakaian dalam wawancara kerja pertamamu.

2. Pastikan Dirimu Terawat

Selain penampilan dari aspek pakaian, faktor penting dalam tips wawancara kerja pertamamu yang lainnya adalah penampilan dari sisi perawatan tubuh.

Kan gak mungkin kamu akan melakukan wawancara kerja dengan muka yang masih kucel seperti baru bangun tidur, atau rambut lecek, badan masih bau, dll.

Jika kamu terlihat seperti itu, dapat dipastikan bahwa Manajer HRD akan mempersingkat wawancara kerja sesi dirimu.

Sebelum melakukan wawancara kerja, bila perlu sehari sebelum hari H, lakukan perawatan tubuhmu dengan baik. Dengan perawatan tubuh yang baik, aura dalam dirimu semakin terpancar keluar.

Seorang karyawan adalah representasi dari perusahaan tersebut, dan pastinya pelanggan tak ingin melakukan kerjasama bisnis dengan orang-orang yang tidak terawat.

3. Sadari bahasa tubuh kamu

Ini salah satu aspek penting juga bagi kesuksesan wawancara kerja, yaitu bahasa tubuh kita. Jangan anggap sepele hal ini.

Sebuah jabat tangan di awal sebelum melakukan wawancara kerja, hal tersebut menunjukkan rasa percaya diri kita. Usahakan lakukan hal tersebut.

Selain itu, perhatikan dengan baik kontak mata dirimu dengan pihak pewawancara. Berikan kontak mata yang terlihat santai tetapi penuh perhatian saat proses wawancara.

Saat pewawancara mengajukan pertanyaan padamu, dengarkan apa yang mereka tanyakan dengan penuh perhatian. Sebelum menjawabnya, renungkan sejenak jawabannya, dan hindari menjawab asal-asalan.

Berikan jawaban yang lugas, menjawab poin-poin yang ditanyakan, dan tidak mengoceh kesana-kemari. Selalu jaga komunikasi wawancara dirimu tetap pada topik.

Posisi duduk juga mempengaruhi penilaian para pewawancara kerja terhadap para kandidat. Hindari duduk yang terlalu santai sehingga tampak meremehkan proses wawancara. Usahakan posisi duduk tegap dan tetap santai, sehingga menampilkan sosok dirimu yang penuh percaya diri tetapi tetap supel dalam berkomunikasi.

5 tips wawancara kerja yang pertama agar diterima kerja
5 tips wawancara kerja yang pertama agar diterima kerja

4. Persiapkanlah materi sebelum wawancara melalui riset

Lakukan riset terlebih dahulu sebelum kamu melakukan interview kerja. Ini salah satu tips wawancara kerja yang juga tak kalah penting.

Setiap bisnis / perusahaan biasanya memiliki website, yang bisa kamu lakukan riset tentang apa yang perusahaan tersebut lakukan, siapa saja pelanggan mereka, dan apa yang bisa kamu lakukan untuk perusahaan tersebut.

Ini dilakukan agar pewawancara menilai bahwa kamu memiliki ketertarikan yang sangat tinggi terhadap lowongan kerja yang ditawarkan, dan berinisiatfi untuk mengetahui segala sesuatu tentang perusahaan.

Selain itu, kamu juga bisa melakukan riset tentang apa saja pertanyaan-pertanyaan standar yang mungkin keluar saat proses wawancara.

5. Optimalkan Diri Kamu saat Wawancara

Poin penting lainnya dari tips wawancara kerja yang pertama adalah mengoptimalkan diri kita untuk menghadapi wawancara tersebut.

Yang pertama, tentu masalah waktu kehadiran. Usahakan untuk hadir setengah jam sebelum proses wawancara. Ini agar kamu bisa mempersiapkan diri dan tidak terburu-buru.

Saat proses wawancara berlangsung, tampilkan sisi antusias dirimu dalam wawancara kerja tersebut. Dengarkan apa yang dibicarakan oleh pihak pewawancara, tetapi jangan pasif.

Ajukan beberapa pertanyaan dan berpartisipasilah dalam wawancara. Ini akan menunjukkan bahwa kamu memang sangat berminat dengan posisi pekerjaan yang ditawarkan tersebut.

Kesan pertama tentu berperan penting dalam kesuksesan kamu proses wawancara. Ini menunjukkan kepada pihak manajemen, bahwa kamu memang adalah kandidat yang tepat dan terbaik untuk posisi tersebut.

Mungkin memang, ada beberapa kualifikasi yang tidak sepenuhnya memenuhi syarat perusahaan. Tetapi, dengan menunjukkan semangat, optimisme, dan keinginan bekerja yang luar biasa, itu menjadi pertimbangan besar bagi tim rekrutmen untuk merekrutmu.

Semoga tips wawancara kerja yang pertama ini bisa membantu dirimu mendapatkan karir yang diinginkan. Semoga berhasil!

Artikel “Tips Wawancara Kerja yang Pertama agar Sukses” ini merupakan kontribusi dari Jobpedia.co Indonesia, website portal lowongan kerja terbaru di Indonesia.

Loading...