Jatik.com
to Inspire. be Social.

Kamu Pertama Kali Naek Motor? Yuk, Simak Tips Ini!

0 1.217

Halo Jatikers! Apa kabar? semoga hari ini baik bagi kita semua. Sobat Jatikers, kali ini kita mo ngasih tips buat semua, enaknya kalau belajar naik motor kayak gimana ya? Cek yang satu ini!

1. Belajar naik sepeda dulu!

Sumber: http://www.gaadi.com/cycles/news/wp-content/uploads/2015/02/Exact-cycle-saddle.png

Naik sepeda itu adalah dasar dari naik motor, karena di sini keseimbangan akan diuji. karena kalau langsung naik motor untuk pemula, bahaya! kita tidak punya “feeling” mengendarai, juga ditakutkan tidak bisa mengontrol torsi motor. Nah dengan bersepeda, calon pengendara motor bisa lebih “santai” dan pelan pelan merasakan kontrol sebelum melangkah lebih jauh. Jatik menyarankan belajar naik sepeda tiap hari untuk meningkatkan maksimal kemampuan dari mengendarai motor. Karena dengan ini, calon pengendara sepeda akan merasakan hal hal akan penting dalam berkendara seperti insting, kekuatan, ketahanan tubuh dan sebagaiannya. Walaupun sudah sering naik motor sekalipun, sering naik sepeda tetap dibutuhkan.

2. beli motor matic atau sepeda listrik

Sumber: http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/5/5b/Electric_bicycle_1594050766_4a814bf237_z.jpg

Nah di sini pembaca punya tiga pilihan untuk belajar naik motor. Belajar dari sepeda lalu ke motor matic? beli sepeda listrik? atau dari sepeda ke motor kopling (nanti akan dibahas). Masing-masing dari ketiganya punya keuntungan.
Kalau memilih opsi petama, pembaca bisa merasakan bagaimana perbedaan antara sepeda dan motor matic secara torsi. Memang agak sedikit kaget untuk pemula, tapi bisa mudah dipelajari. belajarnya cukup di daerah perumahan saja.  Ini adalah pilihan yang Ok saat bersiap mengambil sim.

opsi kedua bagus dan lebih hemat uang, dibanding kita harus beli sepeda motor yang harganya mahal. selain itu, kita bisa merasakan akselerasi dari sepeda dan motor dalam satu mesin. torsi yang digunakan pun lebih bersahabat untuk pengendara pemula.

3. belajar motor kopling

Sumber: https://www.wku.edu/ll/images/motorcycle3.jpg

Nah kalau merasa ingin punya tantangan, belajar motor kopling menjadi pilihan. belajar mengoper gigi sama merasakan bukaan kopling dan gas yang pas. Kalau sudah menguasai motor kopling, dijamin bisa naik motor apapun. termasuk cc paling gede sekalipun. Selain tantangan, konon orang yang jago naik motor kopling dianggap “laki-laki banget.” walaupun dalam realitanya, naik matic maupun kopling sama saja.

4. Belajar di tempat yang jarang dilewati kendaraan

Sumber: https://www.canadasmotorcycle.ca/mwpi/wp-content/uploads/2014/12/motorcycle-trainning-e1424796196968.jpg

Nah. Untuk maksimal belajar naik motor, waktu yang tepat itu adalah pagi-pagi buta, siang hari dan malam hari. Khusus pagi dan malam, insting kita akan “dipaksa” lebih keras dibanding belajar pada siang hari, tapi efek belajarnya lebih tinggi. Tentunya dengan menyalakan lampu agar jangan sampai celaka.

Tempat yang disarankan adalah perumahan dan jalan yang jarang sekali dilewati kendaraan. Hebat lagi kalau misalnya anda kenalan dengan satpam mal atau kantoran, ijin untuk memakai pakiran sebagai tempat belajar motor.

5. Ambil ujian sim jika sudah merasa yakin, sekaligus menguji kemampuan anda!

Sumber: http://i.ytimg.com/vi/FOXvrWJia0w/maxresdefault.jpg

Semua pengendara motor harus ikutan namanya ujian sim! bukan karena takut sama pak polisi, tapi kita bener-bener diuji, apakah kita pantas nggak untuk naik motor di jalan raya atau nggak? karena ujian sesungguhnya bukan di ujian tapi di jalan raya. Karena kita akan bertemu berbagai macam tipe pengendara motor, dari yang paling alim sampai paling ganas. Kalau kita gagal? nggak usah sedih! itu tandanya kita memang belum layak berkendara di jalan raya (daripada gagal di jalan raya. Pilihannya cuman dua, masuk kuburan atau rumah sakit). Di luar negeri saja, gagal ujian sim itu sudah hal yang sangat sangat wajar kok. Bahkan di Korea selatan, pernah ada yang gagal 106 kali hingga akhirnya berhasil dapat sim dan dia adalah seorang nenek loh! masak kalah mental sama nenek-nenek. Kalau anda lulus ujian teori dan praktek, anda layak dapat sim!

6. selalu dari cc kecil telebih dahulu sebelum ke cc besar.

Sumber: http://iotomotif.com/wp-content/uploads/2014/12/33392/Yamaha-Exciter-150-with-Valentino-Rossi-and-Jorge-Lorenzo-630×354.jpg

Setelah dapat sim, lebih bijak kalau semua memulai dari cc kecil telebih dahulu. Mengapa? karena cc kecil selain harganya terjangkau, biaya perawatannya ok dan tidak terlalu berat. Ingat? semakin cc gede, maka biaya perawatan, asuransi dan beratnya semakin membengkak. jatik menyarankan untuk belajar cc kecil, setidaknya 3 bulan hingga 1 tahun untuk menguasainya. Kalau sudah merasa ok, bisa meningkatkan ke cc berikutnya. Durasinya diusahakan sama seperti sebelumnya, 3 bulan hingga 1 tahun. Dengan proses yang lama, kita bisa mengenali karateristik masing-masing cc dan membuat kita lebih hati-hati.

7. Moge? Ini yang perlu anda ketahui!

Sumber: http://flaglerlive.com/wp-content/uploads/bike-wreck2.jpg

Punya moge? itu semua impian pengendara motor! selain suara silinder yang merdu, juga ada rasa kebanggan dan juga relasi bisnis yang menjajikan di antara anggota klub moge. Tapi ingat, moge itu bukan modal uang banyak, stamina fisik dan pengalaman berkendara sangat sangat penting sekali! sebab moge itu berat, tenaganya luar biasa, boros bensin dan panas dari mesin sangat menganggu. Salah sedikit, bisa-bisa seperti foto di atas. belum lagi kalau biaya asuransi dan perawatan servis yang harus kita perhitungkan. Sebelum membeli moge, pastikan faktor-faktor tersebut sudah dipenuhi. sehingga kita siap dengan resikonya.

Sekian. Semoga artikel ini bermanfaat. Terima kasih.

Loading...
Berlangganan Newsletter
Berlangganan Newsletter
Daftarkan email kamu disini untuk mendapatkan info terupdate dari Jatik.com langsung ke inbox email kamu!
Kamu bisa membatalkan newsletter ini kapan pun.