Wahai Anak Lelakiku, Ini 8 Hal yang Akan Ayah Ajarkan Padamu

0 274

Anakku, aku tahu kamu akan mencontoh diriku sebagai seorang ayah bagimu. Sosok pria yang kamu lihat dan kenal pertama kali. Kamu akan melihatku sebagai model karakter yang akan melekat pada dirimu di masa depan. Dirimu, suatu saat nanti juga akan memiliki kehidupannya sendiri, menghadapi problematika, ketegaran dalam berjuang melawan kerasnya kehidupan dan menjelma menjadi pria sejati. Pria yang selalu bertanggungjawab dalam setiap perkataan dan perbuatannya.

Anakku, aku tidak akan mengajarkan banyak hal yang rumit bagimu. Kamu pasti akan melihat keseharian ayahmu ini. Semua tingkah laku diriku pasti akan kamu rekam dengan sangat baik. Bagaimana karakter ayah sebagai pemimpin keluarga, bagaimana sikap aku terhadap dirimu dan ibumu, bagaimana tutur kataku, bagaimana ayah mendidik, dan banyak hal lainnya.

Aku tahu, mungkin ayah bukan sosok yang sempurna bagimu.

Ayah bukanlah sosok superhero dalam film yang sering kamu tonton. Tapi, aku akan berusaha menjadi sosok pelindung bagimu, yang aku mampu lakukan.

Saat ini, kamu sedang tumbuh besar. Aku berusaha untuk mengajarkan dan mendidikmu 8 hal ini.

Ayah mendidik anaknya
Kehidupan ini luas anakku,,belajarlah bersama alam.. (sumber gambar: www.shawnharper.net)

#1 Membentuk Identitas Dirimu

Kehadiranku bagimu sangat berarti untuk membentuk identitasmu. Untuk menemukan jati dirimu sebagai seorang lelaki. Kehadiran sosok ayah akan membuatmu tidak kebingungan dan minder dalam menentukan sikap. Kamu adalah seorang calon pemimpin, yang akan belajar memimpin dariku. Maka, kehadiran ayah di waktu-waktu terbaik sangat kamu butuhkan.

#2 Membentuk Rasa Nyaman dan Percaya Diri

Sebagai seorang lelaki, kamu pasti membutuhkan pengakuan. Pengakuan dari orang lain terhadap dirimu. Ayah dulu juga mengalaminya. Mencari pengakuan dari orang lain sehingga aku bergabung dengan geng-geng negatif. Karena dulunya ayah tidak mendapatkan pengakuan di keluarga. Ayah gak ingin kamu mengalami itu. Aku berusaha untuk dekat denganmu agar kamu memahami bahwa kamu anak lelaki terbaik yang Tuhan berikan.

#3 Menanamkan Nilai dan Prinsip Hidup

Setiap manusia tentu harus memiliki nilai dan prinsip hidup yang dipegang teguh hingga akhir hayat. Aku akan berusaha memberikan nilai-nilai dan prinsip hidup kebaikan padamu agar nantinya kamu memiliki harga diri yang pantas. Aku akan mengajarkan bagaimana sikapmu yang seharusnya sebagai seorang hamba Allah, tutur kata dan tingkah laku yang baik pada ibumu, menyayangi dan mengasihi anggota keluarga lainnya, menebarkan kebaikan pada orang lain, bagaimana melindungi keluarga, dan berbagai nilai serta prinsip hidup. Suatu saat nanti, kamu pasti akan memiliki nilai dan prinsip hidupmu sendiri, semoga kamu tidak salah langkah anak lelakiku.

#4 Membentuk Karakter Dirimu

Ayah paham, bahwa karakter bisa dibentuk sejak dini, bukan melalui kata-kata kosong, tetapi teladan dari perilaku yang baik. Kini, ayah harus bisa menjaga sikap dan perilaku dengan baik. Karena kamu akan meng copy banyak hal dari diri ayah. Bagaimana itu berprilaku jujur, berani karena benar, adil di setiap tindakan, memiliki wawasan yang luas, dan berkontribusi aktif di masyarakat. Semua ini akan melekat pada dirimu dan akan menjadi karakter yang kuat saat dewasa nanti.

#5 Menghargai Orang Lain

Kita tidak sendiri di bumi Allah ini, anakku. Kita bersama insan yang lainnya. Kita harus bisa bersikap dengan baik dengan siapapun itu. Ingatlah pepatah ini, anakku. “Dimana langit dijunjung, disitu bumi dipijak”. Pepatah sederhana tetapi luas makna. Dimanapun kamu nanti ketika dewasa, selalu hargailah orang lain dan lingkungan masyarakatnya. Ada adab sopan santun, batasan-batasan yang kamu harus bisa pelajari dan lakukan.

#6 Mengisi Kehampaan Jiwamu

Kehadiran ayah sangat berarti bagi jiwamu anakku. Banyak di luar sana, anak-anak yang kurang beruntung karena ketidakhadiran ayahnya dengan berbagai sebab. Anak-anak lelaki mereka cenderung lari ke pergaulan negatif narkoba, seks bebas, pornografi, kekerasan, dan lain sebagainya. Semoga ayah bisa membimbingmu menjadi anak lelaki yang baik, anakku.

#7 Memahami Makna Cinta

Cinta ayah pada dirimu, sangat berarti untuk membentuk pendapatmu tentang makna cinta. Cinta yang penuh kasih sayang, cinta yang akan melahirkan kebahagiaan, cinta suci yang pantas dan layak pada waktunya. Ayah tidak ingin, kamu melihat cinta sebagai sebuah kerapuhan, kepercayaan sebagai hal lemah yang buruk, dan berdampak pada pernikahanmu yang tidak sehat di masa depan.

#8 Memberikan Pemahaman yang Baik tentang Seks

Suatu saat nanti, kamu akan masuk masa-masa baligh dan puber. Kamu tentu akan kesulitan bagaimana membedakan mana cinta, dan mana seks. Ayah akan berusaha memberikan pemahaman tentang mimpi basah, beda antara mani dan madzi, mandi junub, aurat, dan perilaku seksual yang sehat. Ini ayah lakukan agar kamu tidak penasaran dalam segala pertanyaan tentang seks yang pasti akan kamu alami nantinya. Agar kamu juga tidak terjerumus dengan pergaulan dan pornografi yang tidak seharusnya.

Delapan hal ini yang ayah akan transfer pada dirimu. Semoga dirimu kelak bukan menjadi pria yang persis seperti ayah, tetapi menjadi pria dengan karakter dan jati dirimu sendiri. Kelak jadilah pria yang bertanggungjawab dan tangguh. Banggakan ibu dan ayahmu!

Loading...