Tips Menghilangkan Stretch Mark Saat Hamil dengan Mudah

0 171

Pada masa kehamilan, seringkali terjadi perubahan pada fisik tubuh ibu hamil. Termasuk perubahan pada kulit. Salah satu bentuk perubahan itu adanya stretch mark. Bagaimana mengurangi atau menghilangkannya? Ini tips menghilangkan stretch mark saat hamil.

Pada awal masa kehamilan, perubahan kulit yang terjadi bukan hanya stretch mark. Ada beberapa perubahan kulit. Ini terjadi karena melanosit yang menjadi penyebab warna kulit menjadi lebih gelap.

Setelah gelap, akan timbul garis kecoklatan dimulai dari pusar ke bawah yang disebut linea nigra. Tak hanya pada tubuh, juga timbul warna kecoklatan pada wajah yang disebut sebagai chloasma atau topeng kehamilan.

Terkhusus pada stretch mark, merupakan peregangan jaringan kulit karena melebihi batas elastisitasnya, terutama terjadi di bagian panggul, paha, perut, ataupun payudara. Ini terjadi seiring dengan usia kehamilan yang bertambah, pertumbuhan janin, dan penambahan berat badan.

Stretch mark tersebut akan menimbulkan guratan halus yang bahkan akan terus membekas hingga melahirkan. Selain itu, seringkali stretch mark ini menimbulkan rasa gatal.

Jika bunda mengalami hal tersebut, sebenarnya itu wajar. Tetapi, terkadang kita tidak PD dengan keberadaan stretch mark pada tubuh kita dan ingin sekali menghilangkannya.

Berikut ini beberapa tips menghilangkan stretch mark saat hamil yang bisa Bunda coba.

1. Mengkonsumsi air

Salah satu tips termudah untuk mengurangi perlahan stretch mark tersebut adalah dengan mengkonsumsi 8 atau lebih gelas air putih setiap harinya. Ini dilakukan agar kulit lebih lembab dan mempertahankan elastisitasnya.

2. Menggunakan krim / lotion khusus stretch mark

Ada banyak krim / lotion yang beredar di pasaran yang khusus mengatasi stretch mark yang timbul. Biasanya, krim / lotion penghilang stretch mark ini mengandung bahan utama shea butter atau cocoa butter.

Krim tersebut dapat membantu untuk melembabkan kulit dan meremajakan kembali sel-sel kulit kita sehingga kulit tidak mudah “robek” saat terjadi perenggangan.

Caranya, mengoleskan krim tersebut sambil dipijat-pijat ringan dengan gerakan memutar di bagian kulit yang timbul stretch mark. Hal ini dilakukan sejak awal kehamilan Bunda sehingga dapat membantu untuk peningkatan elastisitas kulit.

Kulit yang semakin elastis, maka akan semakin kecil berpotensi timbulnya stretch mark.

3. Hindari matahari langsung

Tips lainnya untuk menghilangkan stretch mark saat hamil adalah dengan menghindari berjemur / terkena sinar matahari langsung yang dapat membuat kulit Bunda menjadi semakin kering.

4. Rutin melakukan olahraga

Kebiasaan olahraga sangat membantu untuk menghilangkan stretch mark saat hamil. Khusus untuk ibu hamil, olahraga yang dipilih adalah yang aman dan ringan seperti berjalan kaki.

Dengan berolahraga secara rutin, akan sangat membantu untuk menjadikan seluruh bagian tubuh lebih bugar dan sehat, termasuk bagian kulit.

5. Mengkonsumsi makanan bergizi

Mengurangi stretch mark juga bisa dilakukan dari dalam tubuh, yaitu dengan mengkonsumsi makanan sehat dan bergizi tinggi, dan juga mengkonsumsi vitamin.

Pada saat kehamilan, sebagian besar nutrisi ibu akan ditransfer kepada janin di perut sehingga sang ibu memerlukan penambahan nutrisi yang lebih besar untuk menjaga kecukupan gizi ibu.

6. Hindari menggaruk kulit

Seringkali stretch mark datang dengan disertai rasa gatal. Hindari untuk menggaruk bagian kulit yang gatal di sekitar stretch mark tersebut. Jika rasa gatal muncul, sebaiknya lakukan pijatan lembut menggunakan krim atau minyak.

Garukan tersebut akan membuat kulit lapisan luar & tengah tertarik dan merenggang sehingga membantu munculnya stretch mark baru.

Pijatan-pijatan lembut pada kulit sangat direkomendasikan karena akan membantu meningkatkan sirkulasi darah serta membantu merangsang pertumbuhan sel-sel baru, yang keduanya penting untuk menghilangkan stretch mark saat hamil.

Itulah beberapa tips sederhana untuk menghilangkan stretch mark pada masa kehamilan. Selamat mencoba ya Bunda!

Loading...