Oknum Driver GOJEK Berbuat Curang (lagi) & Mengancam Pelanggan, Simak Kisah Netizen ini

0 1.232

Semakin populernya layanan ojeg online di kalangan masyarakat saat ini, ternyata meninggalkan masalah yang tak kunjung usai. Setelah sempat beredar berita salah satu penyedia jasa ojeg online, Gojek, memecat ribuan driver-nya yang curang, kemudian pelarangan sejenak seluruh jasa transportasi online oleh pihak Pemerintah (dan kemudian dibatalkan), masalah tak kunjung usai.

Kali ini, muncul keluhan / kekecewaan dari salah satu pelanggan setia ojeg online, Gojek, yang mendapati salah satu oknum driver-nya berbuat curang, dan sempat memaki-maki pelanggannya. Bahkan, oknum driver Gojek ini sempat mengancam pelanggannya melalui verbal.

Kejadian pemecatan ribuan driver Gojek yang curang, tidak membuat para driver lainnya kapok untuk berbuat hal yang sama. Mungkin, memang diperlukan pembenahan aturan secara internal oleh pihak manajemen Gojek itu sendiri, maupun oleh pihak eksternal dalam hal ini pemerintah sebagai regulator untuk melindungi hak-hak para konsumen. Sehingga, jangan sampai layanan ojek online yang memang sedang diminati masyarakat ini, menjadi momok tersendiri ke depannya.

Berikut kronologis kisah ancaman yang dialami oleh salah satu pelanggan Gojek, seperti diceritakan secara utuh oleh korban.

Saya ingin menceritakan pengalaman pribadi saya yang benar-benar terjadi , yang dilakukan oleh ” Oknum ” GOJEK pada hari Jumat tanggal 18 Desember 2015 .

Seperti biasanya, saya sering order GOJEK . Pada jam 12.28, saya order ( finding driver ) selang beberapa detik saya ditelepon oleh seseorang driver atas nama RACHMAN MULYANA dengan nomor telepon +6281296278639 ( booking in progress ) , ia berjanji akan datang dalam waktu 10 menit. Sampai pukul 12.43 tidak ada kabar, saya sms tapi tidak ada tanggapan…

…Saya cek ke MY BOOKINGS GOJEK namun menunjukan COMPLETED pada pukul 12.31, saya sms kembali ke no tersebut pada pukul 12.46 untuk konfirmasi bahwa perjanjian saya anggap BATAL. Saya menuliskan “saya belum di pick up tapi sudah complete????”

Kemudian saya order kembali dan di terima oleh driver lain pada pukul 12.49 oknum tersebut menelepon saya ( mungkin karena melihat saya menulis kronologis PLEASE REVIEW YOUR EXPERIENCE ) tetapi saya tidak mau menerima ( kecewa karena di permainkan ) .Pada pukul 12.50 driver GOJEK yang pertama datang dengan alasan :
1 . Sholat Jumat
2. Hp Error / terpencet

Alasan saya tidak menerima alasan yang diutarakan sungguh sangat tidak masuk akal. Jika sedang beribadah , kenapa menerima orderan???? Jika HP error kenapa tidak di restart ???? Jika terpencet berarti harus melewati 2 proses ( on the way to tamini dan ucapan thank you / proses akhir ) dan bila sampai terpencet berarti TIDAK ERROR TETAPI KARENA KELINCAHAN JARI ATAU SENGAJA DILAKUKAN OLEH OKNUM TERSEBUT !!!

Saya jelaskan bahwa saya merasa dipermainkan karena tahukah anda bahwa berapa menit waktu terbuang? Bukan masalah saya terburu-buru atau tidak melainkan menunggu sesuatu yang tidak jelas ( waktu completed 12.31 – 12.50 )
Oknum tersebut tidak terima saya menulis di kronologis. Ditambah harus mendengarkan ocehan KASAR DARI OKNUM TSB . Ada beberapa poin yang akan saya sebutkan :
1. ANJING
2. BANGSAT
3. BABI
4. MONYET
5. CEWE RESE
6 . ” CUMA 15 RIBU AJA LU SOK ”
7 . MELUDAH DI DEPAN SAYA BERDIRI
8 . MENDING LU CAKEP
9. OKNUM TERSEBUT TIDAK MENGGUNAKAN ATRIBUT GOJEK ( BAIK HELM MAUPUN JAKET ) .
10. KEMUDIAN DIA PERGI SAMBIL MENUNJUK ” KE SAYA .
11. LU LAPOR AJA KE GOJEK GW GAK TAKUT

Disaat yang sama driver GOJEK ke 2 datang , atas nama Mohamad Lutfhi ( dpk ) . Si oknum GOJEK ke 1 langsung balik kembali sambali berteriak ” WOI ” Berulang kali dan langsung menghampiri kami dengan memaki-maki saya kembali dan mengatakan ” JANGAN LU ANTER CWE RESE INI MENG ( MEREKA BERTEMAN DEKAT TERNYATA ” AWAS LU KALO SAMPE ANTER ” CWE ANJING .

Driver ke 2 mengatakan ” UDAH MBA, MINTA MAAF AJA KE DIA , MBA MASUK AJA LAGI KE RUMAH MBA NANTI SAYA IKUTIN . ini maksudnya apa ??? DIA BILANG SAYA GAK ENAK , KARENA DIA TEMAN SAYA . saya jelaskan bahwa OKNUM TSB mempermainkan orderan saya . driver ke 2 tidak mau mengantar saya dengan alasan takut dihadang oleh OKNUM TSB KARENA OKNUM TSB MENUNGGU DARI JARAK 3 METER DENGAN POSISI BERSEBRANGAN DENGAN KAMI BERDIRI .

Driver KE 2 saya minta untuk membuat pilihan antar saya ke TUJUAN atau KE POLSEK TERDEKAT ( ada unsur kekerasan dan pengancaman ) namun driver tersebut tidak mau dan meminta saya untuk mengcancel orderan. Saya katakan kepadanya bahwa saya tidak akan meng-cancel karena saya menilai ada pembiaran, menyetujui sikap oknum tersebut dan menutup mata atas ketidaksopanan sesama rekan.

Saya pun pergi meninggalkan mereka untuk membeli pulsa untuk menelphone Call center pengaduan GOJEK ke 02150251110 dan menceritakan pengalaman yang saya baru alami. Pukul 13 lewat saya booking driver GOJEK lain dan menceritakan kejadian, dengan maksud apakah siap untuk dihadang oleh oknum tersebut bila akan menjemput saya, dan driver menyanggupi. Lima menit kemudian saya dijemput oleh driver GOJEK ke 3 dan diantar setelah oknum tersebut pergi setelah menerima telp ( entah dari siapa ) .

Sungguh kejadian ini membuat saya terpukul, tercengang dan sekaligus merasa sangat terancam. Perlu diketahui saya sebagai pengguna GOJEK AKTIF hampir selama 5 bulan ( Agustus – sampai tgl 18 / 12/ 15 ) karena setelahnya membuat saya berfikir untuk masih menggunakan jasa ini . Sampai saat ini saya masih menggantung driver ke 2 .

Demikianlah pengalaman menakutkan saya karena bukan hanya perlakuan tidak menyenangkan yang saya terima namun ada unsur kriminal ( pengancaman dan teror ). Saya buat pernyataan ini tanpa ada niat merugikan pihak / management / owner GOJEK ….mohon penertibannya agar tidak terjadi pada customer / pengguna aplikasi ini.

Terima kasih

Sumber Berita:

Relita Hikmawati, seperti dituliskan dalam akun pribadi Facebook-nya.

Loading...