KAI Mulai Menerapkan Sistem Check-in & Boarding Pass, Apa Pendapat Anda?

0 215

Anda pengguna setia moda transportasi kereta api? Simak info terbaru dari PT KAI ini.

PT KAI terus berbenah dan meningkatkan pelayanan kepada konsumennya. Terhitung mulai tanggal 22 Februari 2016, akan diterapkan sistem Check-In & Boarding Pass jika ingin masuk ke stasiun dan menggunakan kereta api.

Untuk awal mula, sistem Check-in & Boarding Pass akan mulai diterapkan di stasiun Bandung. Tetapi, untuk ke depannya, akan diterapkan secara bertahap di seluruh stasiun kereta api di Indonesia.

Seperti apa sistem ini dijalankan? Sebenarnya, tidak jauh berbeda dengan sistem Check-In & Boarding yang diterapkan di Bandara.

Para penumpang yang telah mempunyai bukti transaksi berupa struk, email / sms nofikasi, blanko tiket, wajib melakukan check in terlebih dahulu di Counter Check-In untuk mendapatkan Boarding Pass.

Untuk proses cetak Boarding Pass itu sendiri, dapat dilakukan dengan tempo waktu 3 jam hingga 15 menit sebelum keberangkatan kereta yang telah dijadwalkan.

Bagaimana jika penumpang telah memiliki tiket keberangkatan kereta api untuk jarak jauh? Penumpang tetap wajib melakukan cetak Boarding Pass terlebih dahulu.

Untuk yang menggunakan bukti pemesanan (email / sms notifikasi, struk pembayaran), Boarding Pass bisa dicetak dengan memasukkan kode booking yang telah terlampir di bukti tersebut.

Setelah memiliki Boarding Pass, penumpang dapat masuk stasiun dengan tetap menunjukkan identitas asli yang masih berlaku seperti KTP, SIM, atau Kartu Keluarga.

Identitas asli ini diperiksa untuk mencocokkan data penumpang oleh petugas KAI.

Penumpang KAI Stasiun Bandung mulai mencoba sistem Check in & Boarding Pass
Penumpang KAI Stasiun Bandung mulai mencoba sistem Check in & Boarding Pass

Sistem baru yang telah diberlakukan di Stasiun Bandung ini mendapatkan respon beragam dari pengguna kereta api. Beberapa respon mereka diantaranya:

Menurutku sistem sprti itu agak ribet & sosialisasinya kurang, karena kereta api penumpangnya kebanyakan dari wong cilik berbeda dengan pesawat terbang yang penumpangnya kebanyakan dari wong gede. Jadi, klo bisa jangan menerapkan sistem Check In & Boarding di stasiun-stasiun..
Seharusnya DIRUT PT. KAI bisa mempertimbangkan apakah sistem ini bisa diterapkan atau gak & daripada bikin sistem baru seperti itu lebih baik sistem yang udah ada diperbaiki lagi agar bisa lebih baik lagi.. (Karsamuda Nur Setiawan)

Yang uda berjalan Biasanya tiket barcode disenter dicocokin pake kartu id, selesai. sistem yg akan datang calon penumpang chek in bwa struk pembayaran online, petugasnya ngetik kode booking tersebut makin lama min. belum struk pembayaran dari minimarket kadang jk sudah lama. tulisannya luntur. repot kan.  (Ansori Al Azhar)

Kalau menurut Anda, bagaimana sistem baru yang diterapkan PT KAI ini?

Sumber Info:

Halaman Facebook Resmi PT KAI

Loading...