Jatik.com
to Inspire. be Social.

Makanan Sehat untuk Ibu Hamil, Apa Saja? Cek Disini..

0 169

Bagi Bunda yang saat ini sedang dalam masa kehamilan, maka perlu mengetahui makanan sehat untuk ibu hamil yang direkomendasikan oleh para ahli kesehatan.

Kenapa Bunda harus benar-benar memperhatikan hal ini? Karena perkembangan janin dalam kandungan sangat tergantung dari apa yang dikonsumsi selama masa kehamilan.

Bunda tentu tak ingin masa-masa kehamilan terdapat masalah hanya karena kelalaian diri kita dalam menjaga asupan gizi. Setiap makanan yang dikonsumsi pada saat hamil, wajib baik bagi Ibu dan bayi dalam kandungan.

Pola makan yang baik dan bergizi sebelum hamil dapat mengurangi periode mual-mual pada awal kehamilan. Ketika usia kehamilan bertambah, berusahalah untuk mengkonsumsi lebih banyak makanan kecil.

Pada saat hamil, sistem pencernaan bekerja lebih lambat sehingga mengakibatkan perut juga lebih lambat kosong.

Pertumbuhan bayi mendesak ke atas perut selama trisemester terakhir sehingga ruangannya menyempit dan makanan kecil mudah dicerna dan diakomodasi serta menyebabkan Bunda merasa lebih nyaman.

Oleh karena itu, Bunda perlu mengetahui lebih banyak hal makanan yang boleh dan layak konsumsi pada masa kehamilan.

Berikut ini terdapat beberapa tips makanan sehat untuk ibu hamil, diantaranya adalah:

  • Direkomendasikan untuk memperbanyak konsumsi vitamin, kalori, protein, dan mineral seperti asam folat dan zat besi yang memiliki manfaat bagi perkembangan bayi.
  • Tidak disarankan untuk melakukan diet pada fase-fase kehamilan.
  • Sering dan perbanyaklah mengkonsumsi makanan mengandung serat seperti sayuran dan buah-buahan.
  • Selalu HINDARI makanan yang dapat membahayakan bagi ibu dan janin seperti kafein, alkohol, dan bahan makanan mentah.
  • Konsumsi vitamin untuk ibu hamil secara teratur.
  • Makan dengan porsi yang lebih kecil sesering mungkin.
  • Perbanyak minum, disarankan 8 gelas air putih dalam sehari.

Selain makanan sehat untuk ibu hamil yang harus Bunda ketahui, hal lain yang tak kalah penting adalah mengetahui makanan apa saja yang perlu dihindari pada masa kehamilan.

Tidak semua makanan baik untuk dikonsumsi oleh ibu hamil. Ada beberapa jenis makanan yang sebaiknya dihindari selama kehamilan karena makanan tersebut dapat menyebabkan infeksi seperti toksoplasmosis, salmonella, E.coli, listera, dll.

Panduan makanan sehat untuk ibu hamil
Panduan makanan sehat untuk ibu hamil

Bakteri-bakteri ini tentu saja dapat membahayakan bayi dalam kandungan Bunda. Dan, beberapa makanan yang berpotensi menyebabkan infeksi seperti:

  • Makanan berbahan daging mentah atau yang dimasak kurang matang, seperti sate dan sushi. Makanan ini mengandung toksoplasmosis, sebuah parasit yang menjadi penyebab infeksi serius pada janin Bunda serta E.coli yang berbahaya bagi ibu hamil dan janin.
  • Makanan olahan seperti nuget, sosis, mie instan, dan makanan kaleng. Kenapa tidak disarankan? Karena gizinya telah berkurang atau hilang akibat dari pengawetan, pendinginan, dan pengemasan.
  • Makanan yang mengandung bahan tambahan seperti bahan penyedap, pengawet, atau pewarna. Makanan jenis ini banyak mengandung zat kimia yang tidak baik untuk kesehatan Bunda dan janin.
  • Makanan berbahan sayuran mentah yang tidak dicuci dengan bersih, seperti lalapan dan salad. Sayuran mentah yang tidak dicuci bersih dapat menyebabkan tercemar toksoplasmosis.
  • Makanan berbahan telur atau daging ayam yang tidak dimasak sampai matang atau masih mentah.
  • Hati sapi atau hati ayam yang berpotensi sebagai sumber salmonella yaitu penyebab diare berat pada ibu hamil.
  • Bahan makanan dari tepung putih atau yang mengandung sakarin, adalah makanan tinggi kalori tetapi sedikit gizinya.
  • Berbagai minuman bersoda manis yang terdapat zat-zat aditif berbahaya dan mengandung kalori “kosong”.
  • Ikan tuna steak, atau ikan-ikan berukuran besar yang diketahui mengandung tingkat mercuri yang tinggi. Ini sebagai penyebab kerusakan saraf jika dikonsumsi dalam jumlah besar. Disarankan untuk tidak mengkonsumsi jenis makanan ini lebih dari 12 ons / minggu.
  • Berbagai keju lunak, keju dari susu kambing dan domba, serta susu yang tidak disterilkan. Semua produk ini memiliki risiko membawa listeria, yaitu bakteri yang sanggup menembus plasenta dan penyebab infeksi janin. Dampak lebih buruknya adalah menyebabkan keguguran, kelahiran prematur dan keracunan dalam darah.
  • Segala bentuk minuman beralkohol dapat berpotensi menyebabkan kelainan pada perkembangan janin Bunda.
  • Minuman yang mengandung kafein seperti kopi atau teh kental, akan lebih baik untuk dihindari dulu atau dibatasi. Teh kental dan kopi memiliki dampak buruk bagi sistem pencernaan. Asam tanin yang terkandung dalam teh dapat menghasilkan zat besi yang tidak dapat diserap. Selain itu, kopi dan teh kental dapat mempengaruhi berat badan rendah pada bayi dan keguguran.
  • Makanan yang telah kadaluarsa ataupun berjamur.
  • Makanan kemasan pabrik yang banyak mengandung garam, seperti saus botol, kentang crispy, ikan asin, dll.

Selain itu, Bunda juga disarankan untuk mengkonsumsi makanan yang lebih ringan. Berikut ini makanan sehat untuk ibu hamil dalam kategori makanan ringan:

  1. Kentang. Disarankan karena banyak mengandung besi, kalsium, vitamin B kompleks, dan vitamin C. Sebaiknya memasak kentang dengan cara direbus atau dibakar tanpa mengupas kulitnya.
  2. Susu. Ini salah satu sumber protein murah dan mengandung kalsium beserta vitamin A dan D. Susu dapat diolah menjadi campuran makanan ringan, seperti puding, sereal, saus, dan sop.
  3. Berbagai ragam buah-buahan seperti pisang, apel, serta dapat diolah menjadi jus.

Itulah beberapa makanan sehat untuk ibu hamil yang perlu diperhatikan dengan baik agar kesehatan Ibu dan buah hati tetap terjaga dengan baik. Ada rekomendasi makanan sehat lainnya? Berbagi yuk Bunda disini…

Untuk referensi makanan sehat untuk ibu hamil lainnya, Bunda bisa juga mengecek disini.

Loading...
Berlangganan Newsletter
Berlangganan Newsletter
Daftarkan email kamu disini untuk mendapatkan info terupdate dari Jatik.com langsung ke inbox email kamu!
Kamu bisa membatalkan newsletter ini kapan pun.