Anak Anda Main Gadget? Stop! Biarkan Mereka Bermain di Alam Terbuka, Ini 9 Alasannya

1 188

Era modern saat ini, banyak orang tua yang sibuk karena berbagai aktivitas, sehingga ada beberapa hal yang harus dikorbankan. Salah satunya adalah pola asuh ke anak yang kurang diperhatikan, seperti membiarkan anak bermain gadget tanpa batas.

Bagi sebagian orang tua, lebih “rela” membiarkan anak-anak mereka bermain gadget, daripada harus kerepotan menjaga mereka untuk bermain di luar rumah.

Dengan memberikan gadget yang berisi berbagai game anak digital, orang tua pun sudah merasa memberikan anak ruang kebebasan untuk bermain.

Mungkin ini juga yang kita lakukan sehari-hari sebagai orang tua. Tetapi, apakah anda tahu ternyata membiarkan anak kita bermain gadget memiliki beberapa dampak yang lumayan serius bagi perkembangan anak kita?

Jika anda mengetahuinya, maka dapat dipastikan, saat ini langsung anda akan mengambil gadget tersebut dan membiarkan mereka bermain di alam terbuka.

Apa saja dampak serius yang akan timbul dari kebiasaan bermain gadget untuk anak-anak?

1. Gadget berpotensi Merusak Penglihatan Anak

Dampak pertama yang sangat mungkin terjadi pada anak-anak jika terlalu lama bermain gadget / komputer, adalah kesehatan mata mereka akan terganggu. Kontak yang terlalu lama pada layar gadget / komputer, bisa terpancar radiasi yang akan menyebabkan mata minus atau mata lelah.

Banyak ahli mengatakan bahwa salah satu kunci untuk mendapatkan penglihatan yang baik, adalah dengan menatap objek / benda dari jarak yang berbeda. Ini untuk melatih otot-otot mata. Sedangkan jika hanya menatap pada layar gadget / komputer dalam waktu lama, otot mata akan tegang dan lelah, dalam jangka panjang akan terjadi kerusakan.

2. Anak berpotensi mengalami Obesitas (Kegemukan)

Ini sudah pasti akan terjadi. Anak-anak yang hanya memanfaatkan waktu bermainnya hanya di depan layar gadget / komputer, maka akan sangat kesulitan untuk membakar kalori dalam tubuh.

Berbeda dengan anak-anak yang sering bermain di luar, akan merasakan tubuh yang lebih sehat karena badan sering bergerak untuk bermain, berlari-lari, lompat-lompat, dan lain sebagainya.

Salah satu penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat menyebutkan bahwa 1 dari 3 anak di sana, berpotensi mengalami obesitas (kegemukan) yang membawa dampak komplikasi penyakit seperti stroke, diabetes, dan serangan jantung.

Biarkan anak anda mengenal alam terbuka
Biarkan anak anda mengenal alam terbuka

3. Bahaya Radiasi dari Gadget

Seperti kita ketahui, syaraf anak masih dalam tahap perkembangan dan memiliki tengkorak yang tipis. Jika anak sering bermain gadget / ponsel, maka rentan sekali terserang radiasi dari gadget / ponsel tersebut.

Ini berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Universitas Leeds & Universitas Manchester and Institute of Cancer Research di Inggris. Telepon genggam (ponsel) yang terlalu sering berada di dekat kepala anak-anak, akan berpotensi membuat sel otak balita hancur.

4. Perkembangan Otak Anak akan Mengalami Penurunan

Fungsi otak pada anak akan terus berkembang sangat pesat di 5 tahun pertama usianya. Jika anak-anak pada masa ini terlalu sering berdekatan dengan gadget, dari sebuah studi menyebutkan bahwa akan sangat berpengaruh pada fungsi otak anak.

Kecerdasan anak pun perlahan-lahan akan menurun. Selain itu, jika terus menerus anak berinteraksi dengan gadget, maka mereka akan jadi kurang perhatian dengan lingkungan di sekitarnya.

5. Psikologis Anak akan Terganggu, Menjadi Lebih Emosional

Sebuah studi menyebutkan bahwa anak yang terlalu sering berinteraksi dengan gadget, maka keseimbangan secara psikologisnya akan terganggu. Coba anda perhatikan, jika anak anda sering bermain ponsel. Apakah lebih agresif dari sebelum bermain ponsel?

Jika ya, berarti segera hentikan pembiaran terhadap anak dengan bermain ponsel. Ajarkan mereka untuk bermain di luar. Pada usia balita, kemungkinan yang terjadi adalah sikap agresif dalam bentuk Tantrum. Solusi menangani Tantrum cek disini. Saat anak anda tumbuh dewasa, mereka berpotensi untuk tidak mematuhi orang tuanya.

6. Minat berkurang dengan permainan di alam terbuka

Perkembangan psikomotorik anak akan dibunuh dengan mudahnya oleh pembiaran orang tua terhadap anak-anak yang bermain ponsel. Mereka akan terasing dengan objek-objek seperti tumbuhan, hewan, danau, dan lain sebagainya.

Anak-anak harus aktif bergerak bernyanyi, melempar bola, lari, melompat, agar syaraf motorik mereka berkembang dengan baik.

Alam terbuka akan mengajarkan banyak hal positif untuk anak anda daripada gadget
Alam terbuka akan mengajarkan banyak hal positif untuk anak anda.

7. Interaksi Sosial Anak akan menurun

Menurut Dr Gary Small, seorang penulis buku iBrain:Surviving the Technological Alteration of the Modern Mind, mengatakan bahwa anak-anak yang terlalu lama berinteraksi dengan teknologi akan sangat mengganggu kemampuannya dalam berkomunikasi dan interaksi sosial.

In his book iBrain: Surviving the Technological Alteration of the Modern Mind, Gary Small, one of America’s leading neuroscientists, explores the remarkable evolution of the human brain caused by today’s constant technological presence. Co-written with Gigi Vorgan, Dr. Small’s iBrain separates the digital natives from the digital immigrants, and suggests that the Internet—with its virtually limitless wealth of news and information—is radically altering the way young minds are developing and functioning. In this era of Google, Facebook, and YouTube, Gary Small’s iBrain is an essentially important guide to understanding the astonishing impact of this new brain evolution on our society and our future, as well as a warning of its potential dangers—ADD, social isolation, Internet addiction, etc.

8. Anak cenderung Menjadi Pasif

Dengan terlalu lama bermain dengan ponsel, kecenderungan anak anda menjadi pasif. Sikap pasif ini kurang baik bagi perkembangan anak dalam mencari ilmu. Mereka akan cenderung tidak senang jika di sekolah diajak untuk berdiskusi, bermain, berbincang-bincang dengan teman-temannya.

9. Kreativitas anak akan perlahan mati

Kreativitas berawal dari aktivitas-aktivitas yang merangsang anak untuk menjadi lebih kreatif. Permainan di alam terbuka, akan sangat membantu menumbuhkan sisi kreatif tersebut. Sedangkan, jika anak kita hanya berada di depan layar ponsel, maka bukan tidak mungkin, perlahan-lahan kreativitas mereka akan sulit berkembang.

Masih membiarkan anak-anak anda terlalu lama bermain dengan gadget? Sebagai orang tua, anda harus mempertimbangkan dengan baik hal ini. Masa depan anak-anak kita sangat bergantung pada bagaimana mereka melakukan aktivitasnya saat anak-anak.

STOP mulai sekarang anak-anak anda untuk bermain gadget. Biarkan mereka bernyanyi lagu anak-anak, biarkan mereka bermain permainan anak-anak di alam terbuka.

Referensi: Parenting.co.id

Loading...